Dua Ribu Lima Belas | Kehidupan yang Mencabar Iman

بسم الله الرحمن الرحيم


Salam 'Alaikum.


Marhaban.

Dua Ribu Lima Belas | Kehidupan yang Mencabar Iman. Masih ingat saya lagi?. Gadis poyo dan agak cheerful sewaktu zaman tahun dua ribu sebelas dan dua ribu doblas dahulu. Kemeriahan zaman dahulu tidak akan sama ketika zaman betrukar zaman. Kalau dahulu boleh dikatakan 'kaki' blogging, Kini saya suka dipanggil 'kaki' dakwah. *koh koh*

Bukan mudah untuk membawa dakwah untuk manusia di akhir zaman ini, adakalanya dakwah ini tidak akan ramai yang suka, tidak ramai yang berlapang dada. Ada yang sindir, ada yang mencela, paling tidak memerli terhadap si pendakwah. Kerana apa, bagi mereka tidak perlu lah menegur apa yang mereka lakukan kerana kubur masing-masing. 

Ya Allah. saya hanya mampu beristighfar saja.

Memang mencabar keimanan ku untuk menyampaikan dakwah ini, Perlu ingat, ada sebab atau ada hikmah mengapa Allah SWT temukan kita dengan seseorang untuk menasihati kita, Allah SWT sudah lama melihat kita , melihat kelakuan kita, melihat cara kehidupan kita, melihat cara layanan kita pada saudara mara kita, keluarga kita dan sahabat-sahabat kita, melihat amalan-amalan ibadah kita, ada diantaranya tidak mendapat keberkatan dari Allah SWT ( kemungkinan ). Kita berfikir lah sejenak, kita ni islam, nama dalam kad pengenalan pun bernamakan islam, tetapi bagaimana cara hidup kita? adakah mengikuti cara hidup islam? adakah aurat kita dijaga sempurna seperti syarie apabila berada di luar rumah? adakah solat kita cukup waktunya? adakah kita lazimkan diri kita berzikir setiap hari? adakah kita membaca atau mengaji Al-Quran setiap hari? paling tidak seminggu sekali? Jika ada beberapa perkara itu kamu tidak lakukan, maka hendaklah kamu bermuhasabah diri dan perbaiki akhlak kamu, akidah kamu serta pakaian kamu untuk mendapat keberkatan dari Allah SWT. In Sha Allah.

Kita mahukan kesenangan dalam hidup, kita mahukan kekayaan dalam hidup, lalu kita rajin berdoa meminta agar Dia mengabulkan semua apa yang kita inginkan, tetapi adakah kamu sedar bahawa solat kamu separuh masa, solat kamu hanya ditimpa kesusahan, kamu berzikir, kamu beristighfar, kamu merintih pada Nya, namun apabila kamu sudah senang, sudah kaya, sudah ada segalanya, kamu lupakan Dia, kamu lupakan solat kamu, kamu lupakan Al-Quran, kamu lupa untuk berzikir, lupa untuk berterima kasih pada Allah SWT.

Masha Allah.

Jangan lupa, dunia ini hanya sementara, pinjaman dariNya, jika kita terlalu mengejar keduniaan maka akhirat akan meninggalkanmu di belakang, namun jika kita mengejar akhirat pasti keduniaan mengejar kita. Hendaklah kita seimbangkan ia. Belajar lah dan carilah ilmu akhirat. Ambil Al-Quran dan As Sunnah sebagai panduan hidup, In Sha Allah kamu tidak akan sesat di kemudian hari.

Semoga bermanfaat pada tulisan saya ini,
Yang baik datangnya dari Allah SWT, yang buruk datangnya dari saya sendiri. Wallahu'alam.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 

Terima Kasih Singgah,


2 kaki komen

ewanthology said...

Nak buat baik mmg susah...byk cabarannya. Semoga terus istiqomah.

♥ Nana BamBam ♥ said...

ewanthology: ya, betul tu. mmg susah. Allahumma aamiin, syukran jazakallah =)

Klik Sini Untuk Komen